5 Tips agar Harga Rumah Tidak Anjlok Saat di Jual

03-06-16 | Menjual Properti

Jika Anda baru pertama kali ingin menjual rumah, hal tersebut dapat menguras emosi Anda.  Calon pembeli rumah tentu akan masuk ke rumah Anda dan menanyakan segala sesuatu yang berkaitan dengan rumah Anda, setelah itu calon pembeli rumah akan menawar dengan harga jauh di bawah yang anda harapkan. Dengan jam terbang yang kurang, beberapa kesalahan mungkin anda alami, terutama saat emosi karena harga yang tidak sesuai. Berikut beberapa Tips menjual rumah agar tidak jatuh dari harga standar :

1. Lebih baik tidak menjual rumah saat cuaca buruk

Memang tidak ada salahnya menjual rumah kapanpun, itu semua tergantung kepada si pemilik rumah. Namun, jika Anda bisa menjual pada saat cuaca lebih baik, kenapa tidak? Terkadang para calon membeli malas untuk survey langsung ke rumah yang Anda akan jual di saat cuaca sedang tidak menentu.

2. Sesuaikan dengan harga pasar

Harga yang Anda tawarkan sebaiknya di sesuaikan dengan harga pasar. Jika harga yang Anda berikan cenderung lebih tinggi, calon pembeli akan mengagalkan pembelian dan beralih ke orang lain.

3. Beritahu segala kekurangan rumah

Anda harus terlebih dahulu memberitahukan apa saja kekurangan yang ada di dalam maupun luar rumah sebelum calon pembeli menemukannya. Jika calon pembeli rumah terlebih dahulu menemukan kekurangannya, maka otomatis mereka akan kecewa. Kejujuran dan pelayanan yang baik akan menarik pembeli dengan mudah.

4. Buat iklan foto secara offline dan online

Iklan penjualan rumah offline Anda hanya butuh memasang sapnduk atau banner di pagar rumah yang menandakan bahwa rumah Anda segera di jual. Untuk membantu mempercepat penjualan, Anda bisa memasang iklan di berbagai sosial media seperti Facebook, Instagram, Googleplus, Twitter, dan lain lain. Jika Anda masih kurang yakin terhadap sosial media, Anda bisa menggunakan jasa website properti online seperti www.rumahdewi.com

5. Hindari emosi yang berlebihan

Ketika beribu-ribu cara telah dilakukan tetapi  belum berhasil, terkadang seseorang merasa emosi karena belum ada calon pembeli rumah yang cocok dan pada akhirnya menyerah dan ingin menjual rumah denga  harga murah. Oleh karena itu, Anda sebagai penjual rumah harus meredam emosi. Masih banyak orang yang membutuhkan hunian, hanya saja usaha Anda belum maksimal sehingga sulit untuk mendapatkan pembeli rumah.