Cara Membuat Sertifikat Tanah

04-06-16 | Sertifikat Properti

Membuat Sertifikat sebenarnya adalah perkara mudah, namun memang cukup memakan waktu. Untuk itu, Anda harus bersabar.  Pengurusan sertifikat tanah akan lebih efisien dan ekonomis jika dilakukan sendiri oleh Anda sebagai pemilik tanah. Adapun langkah-langkah yang harus di lakukan untuk membuat sertifikat tanah :

  1. Menyiapkan Dokumen yang di perlukan

Anda perlu menyiapkan dokumen-dokumen sebagai syarat. Syarat ini juga harus di sesuaikan dengan asal hak tanah tersebut.

Syarat untuk pembuatan sertifikat tanah dari HGB :

  1. Sertifikat Asli Hak Guna Bangunan (SHGB);
  2. Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB);
  3. Identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK);
  4. SPPT PBB; dan
  5. Surat pernyataan kepemilikan lahan.

Syarat untuk pembuatan sertifikat tanah dari Girik :

  1. Akta jual beli tanah;
  2. Fotokopi KTP dan KK;
  3. Fotokopi girik yang dimiliki;
  4. Dokumen dari kelurahan atau desa, seperti Surat Keterangan Tidak Sengketa, Surat Keterangan Riwayat Tanah, dan Surat Keterangan Tanah secara Sporadik.
  5. Mengunjungi kantor BPN

Anda tidak boleh sembarangan mengunjungi kantor BPN. Anda perlu menyesuaikan dengan wilayah dimana tanah Anda berada. Lalu belilah formulir pendaftaran. Anda akan mendapatkan map berwarna biru dan kuning. Buatlah janji dengan petugas untuk mengukur tanah.

  1. Proses pengukuran tanah

Tanah yang di ajukan untuk membuat sertifikat tanah akan di ukur oleh petugas dari kantor BPN. Umumnya, petugas yang datang sekitar 2-3 orang. Anda juga perlu menyiapkan dana tambahan untuk proses ini, dana tersebut di sesuaikan dengan luasnya tanah. Temani petugas pengukur tanah dan beritahu sampai dimana batas tanah yang Anda miliki.

4.       Penerbitan Surat Tanah Hak Milik

Setelah pengukuran tanah, Anda akan mendapatkan data Surat Ukur Tanah. Serahkanlah untuk melengkapi dokumen yang telah ada. Setelah itu, Anda hanya perlu bersabar menunggu dikeluarkannya surat keputusan. Anda akan dibebankan BEA Perolehan Hak Atas Tanah (BPHTB) sembari menunggu sertifikat tanah Anda terbit. Lama waktu penerbitan ini kurang lebih setengah hingga satu tahun lamanya. Kadangkala, Anda perlu memastikan kepada petugas BPN kapan sertifikat tanah Anda jadi dan dapat diambil.

Selain BPN, Anda dapat membuat sertifikat melalui PPAT, namun bisa jadi harga untuk mengurusnya bisa berlipat-lipat. Selain itu, upayakan agar Anda melakukannya sendiri dan tidak menggunakan cara yang meragukan, bahkan calo.

]